Saya telah berbicara tentang beberapa alasan yang bisa menyebabkan Software Akuntansi yang kita pakai tidak bekerja dengan kinerja yang baik, seperti virus di post: Software Akuntansi, dan Biaya Virus; karyawan yang terus menerus berganti di post Software Sistem Informasi Akuntansi dan Turnover Karyawan; hardware yang tidak memadai di post Software Akuntansi dan Kesiapan Hardware; ataupun motivasi pribadi yang egois di post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Motivasi Pribadi. Akan tetapi, sering sekali, masalah yang menyebabkan kinerja Software Akuntansi tidak berkinerja baik, justru adalah suatu masalah yang sangat simple, dan mudah diatasi dengan gampang, yaitu kesalahan entry. Sesuatu yang perlu dimengerti, berbeda dengan manusia, komputer tidak memiliki perasaan, dan komputer akan memproses data yang di-entry sebagaimana adanya, benar ataupun salah yang dimasukkan. Akibatnya, kalau seandainya salah entry, tentu saja hasil yang diproses dari komputer juga salah jadinya. Dalam bahasa Inggris, ada sebutan untuk data komputer: "Garbage in, garbage out", kalau yang dimasukkan sampah (salah), hasil yang keluar juga sampah (salah juga).
Kesalahan entry bisa disebabkan oleh dua alasan utama. Yang pertama, yang mengisi data-nya ceroboh. Nah, masalah ini hanya bisa diatasi dengan membiasakan sang operator untuk menjadi teliti, atau menggantinya dengan operator yang lebih teliti. Yang kedua, adalah design dari software-nya itu sendiri cukup rumit sehingga membuat operator-nya menjadi takut dan bingung sehingga mengisi data dengan salah. Itu sebabnya, sebagai Programmer Sistem Informasi Akuntansi yang baik di Bandung, kami dengan sengaja membuat graphic user interface kami, bagian software yang berhadapan langsung dengan user kami, gampang dimengerti dan sederhana dipakai. Sedemikian gampang dipakainya sampai seorang user dengan tingkat lulusan SMA rata-rata saja, dapat di-training untuk memakai software kami dalam satu hari saja. Selain itu kami juga memberikan support terus menerus tanpa biaya tambahan.
Apabila anda memerlukan Software Akuntansi yang gampang dipakai dan handal dan di-support dengan penuh, anda bisa mmpelajari kami lebih lanjut di post: Software Akuntansi Bandung. Untuk kembali ke post yang terbaru, anda tinggal klick: Programmer Software Akuntansi Bandung.
Ini merupakan catatan jurnal hidup dari seorang programmer software di Bandung. Termasuk di dalamnya, hal yang lucu, hal yang menyedihkan, dan hal yang serius juga...
Minggu, 11 September 2011
Rabu, 07 September 2011
Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kunci Pintu
Kemarin karyawan kami terkunci di kamar mandi di kantor kami di Bandung! Selidik punya selidik, anak kuncinya sudah aus, akibatnya tidak pas lagi dan tidak bisa membuka pintunya. Untung kami punya kunci cadangan, yang bisa dipergunakan untuk mengeluarkan dia dari dalam kamar mandi tersebut.
Hal yang sama mengingatkan saya juga mengenai design Software Sistem Informasi Akuntansi. Seperti yang saya ceritakan di post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kitchen Set, kita tidak bisa men-design Software Sistem Informasi Akuntansi dengan cepat dan tergesa-gesa. Seperti anak kunci, design-nya harus benar-benar pas dengan perusahaannya. Kalau tidak, bukan hanya tidak mencapai hasil yang optimal, tetapi malah bisa menimbulkan stress yang berlebihan. Oleh karena itu, perlu sekali sang programmer mempunyai etos kerja yang baik seperti yang saya ceritakan di post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Kerja. Itu juga alasannya kenapa Software Akuntansi generik yang dijual di pasaran, seringnya tidak bisa dipakai dengan enak dan benar, kecuali untuk perusahaan yang sangat sederhana. Sama seperti anak kunci tadi, Software Akuntansi tersebut tidak bisa benar-benar cocok dengan perusahaan kita, berbeda dengan Software Sistem Informasi Akuntansi yang dibangun secara khusus (custommade) dan di-design untuk benar-benar pas untuk kebutuhan perusahaan.
Kalau anda menghadapi hal yang sama, anda mungkin membutuhkan Programmer Sistem Informasi Akuntansi yang memang berpengalaman untuk mendesign dengan sangat pas seperti anak kunci untuk perusahaan anda, dan anda bisa mempelajari mengenai kami lebih lanjut di post: Software Sistem Informasi Akuntansi. Untuk membaca kelanjutan dari post ini, anda bisa baca post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Kelegaan. Untuk kembali ke post yang paling baru, anda cukup click: Programmer Sistem Informasi Akuntansi.
Hal yang sama mengingatkan saya juga mengenai design Software Sistem Informasi Akuntansi. Seperti yang saya ceritakan di post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kitchen Set, kita tidak bisa men-design Software Sistem Informasi Akuntansi dengan cepat dan tergesa-gesa. Seperti anak kunci, design-nya harus benar-benar pas dengan perusahaannya. Kalau tidak, bukan hanya tidak mencapai hasil yang optimal, tetapi malah bisa menimbulkan stress yang berlebihan. Oleh karena itu, perlu sekali sang programmer mempunyai etos kerja yang baik seperti yang saya ceritakan di post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Kerja. Itu juga alasannya kenapa Software Akuntansi generik yang dijual di pasaran, seringnya tidak bisa dipakai dengan enak dan benar, kecuali untuk perusahaan yang sangat sederhana. Sama seperti anak kunci tadi, Software Akuntansi tersebut tidak bisa benar-benar cocok dengan perusahaan kita, berbeda dengan Software Sistem Informasi Akuntansi yang dibangun secara khusus (custommade) dan di-design untuk benar-benar pas untuk kebutuhan perusahaan.
Kalau anda menghadapi hal yang sama, anda mungkin membutuhkan Programmer Sistem Informasi Akuntansi yang memang berpengalaman untuk mendesign dengan sangat pas seperti anak kunci untuk perusahaan anda, dan anda bisa mempelajari mengenai kami lebih lanjut di post: Software Sistem Informasi Akuntansi. Untuk membaca kelanjutan dari post ini, anda bisa baca post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Kelegaan. Untuk kembali ke post yang paling baru, anda cukup click: Programmer Sistem Informasi Akuntansi.
Minggu, 04 September 2011
Software Sistem Informasi Manajemen dan Kerja
Saya terlibat dengan pelayanan anak muda, dan satu hal yang selalu membuat kami sedih adalah betapa rendahnya nilai kerja di banyak generasi muda saat ini. Memang, tidak semuanya begitu, dan banyak juga yang rajin, tetapi banyak sekali yang kami temukan, yang ingin cepat berhasil tanpa perlu bekerja keras. Semuanya serba instant. Itu sebabnya banyak yang mempunyai cita-cita menjadi model, bintang sinetron atau anggota band. Kerja keras sepertinya dianggap merupakan suatu beban, atau bahkan kutukan akibat dari dosa asal. Bahkan sering kotbah rohani sekalipun menekankan bahwa yang diberkati itu berarti hidup tanpa perlu kerja keras. Menurut saya, ini bertolak belakang dengan apa yang Tuhan inginkan dari manusia. Dari awal penciptaan, bahkan sebelum dosa itu sendiri muncul, kerja merupakan sesuatu yang indah. Bahkan Tuhan sendiri "bekerja", menciptakan alam semesta dalam enam hari, dan pada hari ke tujuh Dia beristirahat. Adam juga diciptakan untuk bekerja, mengelola taman Firdaus. Oleh karena itu, seharusnya kerja dinilai sebagai ibadah. Dan melalui kerja yang tekun, kita bisa berkembang dan berhasil.
Hal yang sama yang saya sering lihat sebagai alasan kegagalan implementasi Software Sistem Informasi Manajemen yang ada. Seperti yang saya ceritakan di post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kitchen Set, sering sekali sang programmer tergesa-gesa, sehingga design yang dilakukan tidak optimal, selain itu juga sering sekali juga pengetesan software-nya juga tidak cukup intensif. Hal ini dilakukan karena kurangnya etos kerja yang baik. Ini sangat berbeda dengan kami, di mana sebagai programmer yang baik, kami mempunyai prinsip dasar bahwa kerja adalah merupakan sebagian dari ibadah kami. Sehingga kami harus tekun bekerja sebaik-baiknya supaya Software Sistem Informasi Manajemen kami menjadi karya yang terbaik bagi klien kami. Sedemikian rupa sampai kami memberikan garansi tanpa biaya maintenance seumur hidup kepada klien kami, seperti yang saya ceritakan di post: Software Akuntansi dan Menjauhi Jalan Orang Fasik.
Kalau anda membutuhkan team Programmer Sistem Informasi Manajemen yang pasti akan tekun bekerja untuk kepuasan anda, anda bisa membaca mengenai kami lebih jauh di post: Software Sistem Informasi Manajemen. Untuk melihat kelanjutan post ini, anda bisa lihat post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kunci Pintu, dan post Software Sistem Informasi Manajemen dan Konsisten. Atau anda bisa klik Programmer Sistem Informasi Manajemen untuk kembali ke post yang terbaru.
Hal yang sama yang saya sering lihat sebagai alasan kegagalan implementasi Software Sistem Informasi Manajemen yang ada. Seperti yang saya ceritakan di post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kitchen Set, sering sekali sang programmer tergesa-gesa, sehingga design yang dilakukan tidak optimal, selain itu juga sering sekali juga pengetesan software-nya juga tidak cukup intensif. Hal ini dilakukan karena kurangnya etos kerja yang baik. Ini sangat berbeda dengan kami, di mana sebagai programmer yang baik, kami mempunyai prinsip dasar bahwa kerja adalah merupakan sebagian dari ibadah kami. Sehingga kami harus tekun bekerja sebaik-baiknya supaya Software Sistem Informasi Manajemen kami menjadi karya yang terbaik bagi klien kami. Sedemikian rupa sampai kami memberikan garansi tanpa biaya maintenance seumur hidup kepada klien kami, seperti yang saya ceritakan di post: Software Akuntansi dan Menjauhi Jalan Orang Fasik.
Kalau anda membutuhkan team Programmer Sistem Informasi Manajemen yang pasti akan tekun bekerja untuk kepuasan anda, anda bisa membaca mengenai kami lebih jauh di post: Software Sistem Informasi Manajemen. Untuk melihat kelanjutan post ini, anda bisa lihat post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kunci Pintu, dan post Software Sistem Informasi Manajemen dan Konsisten. Atau anda bisa klik Programmer Sistem Informasi Manajemen untuk kembali ke post yang terbaru.
Kamis, 01 September 2011
Software Akuntansi dan Cuci Gudang
Sewaktu liburan Idul Fitri ini, saya dan istri membongkar gudang kami. Kami baru membeli rumah ini, yang notabene ukurannya mungil, setelah kami sewa empat tahun. Sebelum kami beli, semua kardus-kardus kosong kami simpan di gudang yang ukurannya juga cukup kecil, karena kami tidak tahu kalau-kalau kami perlu pindah lagi. Akibatnya, gudang itu menjadi penuh, dan barang-barang kami yang lain, terpaksa disimpan di mana saja bisa dan menjadikan rumah ini menjadi penuh sesak, dan tidak nyaman. Berhubung karena sekarang kami tidak akan pindah lagi dalam waktu dekat, kami memutuskan untuk membersihkan gudang tersebut, sehingga barang-barang yang tdiak diperlukan bisa disimpan di dalam gudang dengan jauh lebih efisien. Hasil akhirnya benar-benar luar biasa. Gudang menjadi jauh lebih rapih, dan rumah menjadi bersih dan nyaman ditinggali. Dan kami menemukan hidup kami menjadi jauh lebih nyaman dan nikmat.
Demikian juga perbedaannya antara memakai Software Akuntansi dengan memakai sistem manual ataupun Excel. Sistem manual ataupun Excel, kadangkala seperti gudang kami sebelumnya, di mana data-data disimpan sering sekali dalam jumlah yang banyak dan sering tidak gampang diambil ketika diperlukan. Ini berbeda dengan Software Sistem Informasi Akuntansi, di mana data yang disimpan, tersusun rapi secara otomatis di dalam database Software Akuntansi tersebut, yang dengan cepat bisa ditarik dan diproses sesuai dengan kebutuhan. Seperti yang saya ceritakan di post Software Akuntansi dan Memory Card, sering sekali masalah yang dihadapi perusahaan merupakan masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan mudah, kalau diketahui dengan cepat. Akan tetapi, dengan sistem manual ataupun Excel, data yang sedemikian banyak dan membingungkan itu tidak mengizinkan kita untuk bisa mengetahui dengan cepat. Itu berbeda dengan memakai Software Akuntansi yang baik, di mana hal seperti itu dapat dianalisa dengan cepat dan nyaman, sehingga bisa diselesaikan dengan mudah juga.
Kalau anda sekarang masih memakai sistem manual ataupun Excel, sedangkan jumlah data yang ada sudah membuat sesak, jangan menunggu sampai anda kena masalah besar dahulu, seperti yang saya ceritakan di post Software Sistem Informasi Manajemen dan Aki Mobil. Anda bisa mempelajari kami lebih lanjut di post: Software Akuntansi, untuk programmer Bandung yang handal. Untuk membaca kelanjutan post ini, anda bisa membaca post: Software Akuntansi dan Mendaftar ke SMA. Untuk kembali ke post yang terakhir, anda cukup click Programmer Software Akuntansi.
Demikian juga perbedaannya antara memakai Software Akuntansi dengan memakai sistem manual ataupun Excel. Sistem manual ataupun Excel, kadangkala seperti gudang kami sebelumnya, di mana data-data disimpan sering sekali dalam jumlah yang banyak dan sering tidak gampang diambil ketika diperlukan. Ini berbeda dengan Software Sistem Informasi Akuntansi, di mana data yang disimpan, tersusun rapi secara otomatis di dalam database Software Akuntansi tersebut, yang dengan cepat bisa ditarik dan diproses sesuai dengan kebutuhan. Seperti yang saya ceritakan di post Software Akuntansi dan Memory Card, sering sekali masalah yang dihadapi perusahaan merupakan masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan mudah, kalau diketahui dengan cepat. Akan tetapi, dengan sistem manual ataupun Excel, data yang sedemikian banyak dan membingungkan itu tidak mengizinkan kita untuk bisa mengetahui dengan cepat. Itu berbeda dengan memakai Software Akuntansi yang baik, di mana hal seperti itu dapat dianalisa dengan cepat dan nyaman, sehingga bisa diselesaikan dengan mudah juga.
Kalau anda sekarang masih memakai sistem manual ataupun Excel, sedangkan jumlah data yang ada sudah membuat sesak, jangan menunggu sampai anda kena masalah besar dahulu, seperti yang saya ceritakan di post Software Sistem Informasi Manajemen dan Aki Mobil. Anda bisa mempelajari kami lebih lanjut di post: Software Akuntansi, untuk programmer Bandung yang handal. Untuk membaca kelanjutan post ini, anda bisa membaca post: Software Akuntansi dan Mendaftar ke SMA. Untuk kembali ke post yang terakhir, anda cukup click Programmer Software Akuntansi.
Rabu, 31 Agustus 2011
Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kitchen Set.
Saya lagi mencari kitchen set, karena kitchen set di rumah saya sudah pada keropos semua. Memang, kitchen set yang ada, disupply of developer kompleks rumahku, yang sudah ada lama. Tetapi sebenarnya, saya ikut bersalah. Saya tinggal di rumah ini empat tahun dengan mengontrak, dan baru akhir-akhir ini membeli rumah ini. Karena selama ini saya tidak yakin tinggal di rumah ini untuk waktu berapa lama, saya tidak memperhatikan bahwa design dari kitchen set-nya kurang baik, dan air bisa merembes ke dalam blockboard yang dipakai. Akibatnya, air yang merembes ke dalam blockboard itu membuat tabletopnya keropos, dan sekarang harus diganti. Yang bikin repot, saya tidak paham benar, di mana orang menjual kitchen set di Bandung! Sayang sekali, kalau saja dari awalnya yang membuat kitchen set itu tidak terlalu menghemat biaya, dan membuat designnya sedikit lebih bagus saja, tentu masalah ini tidak akan terjadi.
Ini mengingatkan saya juga dengan Software Sistem Informasi Akuntansi. Sebagai Programmer Sistem Informasi Akutansi, saya sering sekali harus merancang ulang, dan membuang Software Akutansi yang sudah ada, umumnya karena Software Akuntansi yang lama didesign dengan tergesa-gesa dan tidak benar. Tentu saja, ini memakan banyak biaya, baik untuk membuat Software Sistem Informasi Akuntansi yang baru, maupun untuk memindahkan data-data yang sudah ada. Berbeda dengan masalah virus seperti yang saya ceritakan di post: Software Akuntansi, dan Biaya Virus, dampak hardware di post: Software Akuntansi dan Kesiapan Hardware, ataupun dampak turnover karyawan di Software Sistem Informasi Akuntansi dan Turnover Karyawan, dampak design yang jelek 100% adalah kesalahan Programmer Sistem Informasi Akutansi-nya. Sama seperti pembuat kitchen set saya, biasanya ini terjadi karena sang programmer berusaha untuk terlalu menghemat biaya, dan tergesa-gesa, sehingga tidak melakukan design dengan baik. Meskipun harganya bisa kelihatannya jauh lebih murah, tetapi seringnya menimbulkan masalah-masalah besar dalam operasional sehari-hari, sehingga dalam jangka panjang akan merugikan perusahaan jauh lebih mahal lagi, dibandingkan dengan membeli Software Sistem Informasi Akuntansi yang dibuat oleh Programmer yang mendesign dengan baik, seperti kami, contohnya.
Apabila anda menghadapi hal seperti di sebut di atas, anda mungkin perlu mempelajari tentang kami lebih lanjut, yang bisa anda lihat di post: Software Sistem Informasi Akuntansi. Untuk melihat kelanjutan post ini, anda bisa click post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Kerja, dan juga post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kunci Pintu. Untuk kembali ke post terdepan, anda tinggal click: Programmer Sistem Informasi Akuntansi.
Ini mengingatkan saya juga dengan Software Sistem Informasi Akuntansi. Sebagai Programmer Sistem Informasi Akutansi, saya sering sekali harus merancang ulang, dan membuang Software Akutansi yang sudah ada, umumnya karena Software Akuntansi yang lama didesign dengan tergesa-gesa dan tidak benar. Tentu saja, ini memakan banyak biaya, baik untuk membuat Software Sistem Informasi Akuntansi yang baru, maupun untuk memindahkan data-data yang sudah ada. Berbeda dengan masalah virus seperti yang saya ceritakan di post: Software Akuntansi, dan Biaya Virus, dampak hardware di post: Software Akuntansi dan Kesiapan Hardware, ataupun dampak turnover karyawan di Software Sistem Informasi Akuntansi dan Turnover Karyawan, dampak design yang jelek 100% adalah kesalahan Programmer Sistem Informasi Akutansi-nya. Sama seperti pembuat kitchen set saya, biasanya ini terjadi karena sang programmer berusaha untuk terlalu menghemat biaya, dan tergesa-gesa, sehingga tidak melakukan design dengan baik. Meskipun harganya bisa kelihatannya jauh lebih murah, tetapi seringnya menimbulkan masalah-masalah besar dalam operasional sehari-hari, sehingga dalam jangka panjang akan merugikan perusahaan jauh lebih mahal lagi, dibandingkan dengan membeli Software Sistem Informasi Akuntansi yang dibuat oleh Programmer yang mendesign dengan baik, seperti kami, contohnya.
Apabila anda menghadapi hal seperti di sebut di atas, anda mungkin perlu mempelajari tentang kami lebih lanjut, yang bisa anda lihat di post: Software Sistem Informasi Akuntansi. Untuk melihat kelanjutan post ini, anda bisa click post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Kerja, dan juga post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Kunci Pintu. Untuk kembali ke post terdepan, anda tinggal click: Programmer Sistem Informasi Akuntansi.
Kamis, 25 Agustus 2011
Software Sistem Informasi Manajemen dan Motivasi Pribadi
Kemarin saya dan istri berbincang-bincang tentang masalah di pelayanan kami. Kebetulan kami terlibat pelayanan, dan pada saat yang sama kami juga punya usaha sendiri, bukan pekerja pelayanan sepenuhnya. Jadi untuk pelayanan itu, kami justru harus berkorban secara pribadi. Karena memang kami melakukan ini dengan motivasi murni, kami sering mengalami masalah karena menganggap semua orang lain yang melakukan pelayanan itu juga mempunyai motivasi yang murni juga. Masalahnya, itu sering tidak benar. Banyak orang yang kami temui itu mempunyai motivasi pribadi dalam melakukan pelayanan. Akibatnya, daripada benar-benar melakukannya dengan tujuan memuliakan Tuhan, kami sering menemukan orang berupaya mendorong kami melakukan hal-hal yang menguntungkannya secara pribadi, akibatnya, kalau tidak berhati-hati, pelayanan kami bisa menjadi rusak dan melenceng dari tujuan yang ditentukan oleh Tuhan. Tentu itu mengecewakan sekali, dan supaya mencapai tujuan yang benar dan berhasil, kami harus berhati-hati dan menjaga semua yang terlibat bisa bebas dari motivasi kepentingan pribadinya sendiri.
Hal yang sama sering sekali terjadi dengan implementasi Software Sistem Informasi Manajemen, seperti yang saya ceritakan di post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Obama, kami sering menemukan karyawan dari perusahaan klien kami juga memiliki motivasi pribadi sewaktu pembicaraan design dari Software Sistem Informasi Manajemen tersebut. Motivasi ini bisa bermaksud baik tetapi sempit, contohnya: memperjuangkan kepentingan bagiannya saja tetapi mengabaikan kepentingan perusahaan secara keseluruhan, atau bisa bermaksud jahat, untuk mengizinkannya korupsi, misalnya. Itu sebabnya, tugas seorang Programmer Sistem Informasi Manajemen yang baik, bukan hanya sekedar mengerjakan programming saja, tetapi juga harus bisa membedakan yang mana motivasi yang murni untuk kemajuaan perusahaan sang klien, yang mana hanya motivasi pendek orang tersebut. Untuk itu dibutuhkan pengalaman yang luas dalam manajemen, itu sebabnya kenapa kami bisa jauh lebih berhasil membuat Software Sistem Informasi Manajemen yang baik dibanding dengan programmer-programmer lainnya. Ini dikarenakan pengalaman kami yang luas di dalam manajemen, seperti yang bisa anda lihat di post: Software Sistem Informasi Manajemen. Untuk kelanjutan dari post ini, anda bisa membaca post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Topeng. Untuk kembali ke post yang paling baru, anda cukup klik Programmer Sistem Informasi Manajemen.
Hal yang sama sering sekali terjadi dengan implementasi Software Sistem Informasi Manajemen, seperti yang saya ceritakan di post: Software Sistem Informasi Akuntansi dan Obama, kami sering menemukan karyawan dari perusahaan klien kami juga memiliki motivasi pribadi sewaktu pembicaraan design dari Software Sistem Informasi Manajemen tersebut. Motivasi ini bisa bermaksud baik tetapi sempit, contohnya: memperjuangkan kepentingan bagiannya saja tetapi mengabaikan kepentingan perusahaan secara keseluruhan, atau bisa bermaksud jahat, untuk mengizinkannya korupsi, misalnya. Itu sebabnya, tugas seorang Programmer Sistem Informasi Manajemen yang baik, bukan hanya sekedar mengerjakan programming saja, tetapi juga harus bisa membedakan yang mana motivasi yang murni untuk kemajuaan perusahaan sang klien, yang mana hanya motivasi pendek orang tersebut. Untuk itu dibutuhkan pengalaman yang luas dalam manajemen, itu sebabnya kenapa kami bisa jauh lebih berhasil membuat Software Sistem Informasi Manajemen yang baik dibanding dengan programmer-programmer lainnya. Ini dikarenakan pengalaman kami yang luas di dalam manajemen, seperti yang bisa anda lihat di post: Software Sistem Informasi Manajemen. Untuk kelanjutan dari post ini, anda bisa membaca post: Software Sistem Informasi Manajemen dan Topeng. Untuk kembali ke post yang paling baru, anda cukup klik Programmer Sistem Informasi Manajemen.
Rabu, 24 Agustus 2011
Software Akuntansi dan Memory Card
Tadi pagi, sebelum perusahaan mulai, ada heboh kecil, di mana salah satu dari ke tujuh komputer kami tidak mau hidup dan mengeluarkan bunyi yang melengking putus-putus. Lebih parah lagi, data yang disimpan di komputer itu, belum disave keluar oleh programmernya, karena satu set pekerjaan yang sedang dikerjakannya belum selesai semuanya. Cukup merusak pagi yang indah, karena saya juga harus berusaha mencari perbaikannya secepatnya, sehingga kinerja programmer software akuntansi kami tidak terlalu terganggu. Lebih menyebalkan lagi, orang yang biasanya bisa memperbaiki komputer kami, tidak ada pagi ini. Belum lagi ini saatnya di mana banyak tempat reparasi di Bandung tutup karena mau lebaran. Untung setelah selidik punya selidik, diketemukan masalahnya cuma Memory Cardnya tidak duduk dengan baik. Setelah itu, perusahaan kembali berjalan lancar.
Pengalaman ini membuat saya berpikir tentang manfaat Software Akuntansi. Sebagai Programmer Sistem Informasi Akuntansi yang baik, kami berusaha meyakinkan bahwa Software Akuntansi yang kami bangun benar-benar mampu memberi manfaat sepenuhnya kepada klien kami. Sama seperti masalah saya dengan memory card tadi, seringkali masalah yang muncul di perusahaan klien kami adalah hal yang sebenarnya sangat gampang diperbaiki, tetapi sering sekali tidak bisa ketahuan dengan mudah, padahal bisa mengakibatkan kerugian yang besar. Seperti yang saya tulis di post Sistem Informasi Manajemen dan Kepuasan Pembuatnya, dengan adanya Software Sistem Informasi Manajemen ataupun Software Sistem Informasi Akuntansi, ketika masalah muncul, bisa dideteksi dengan cepat, karena data-datanya bisa dianalisa dengan cepat pula melalui software tersebut. Sehingga masalah tersebut bisa diselesaikan dengan cepat pula sebelum mengakibatkan kerugian yang signifikan.
Apakah anda mengalami kesulitan untuk mengetahui dengan cepat penyebab masalah yang muncul di perusahaan anda? Mungkin sudah saatnya anda membuat Software Akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan anda, dan anda bisa mempelajari kami lebih baik di post: Software Akuntansi. Untuk membaca kelanjutan post ini, silahkan baca post: Software Akuntansi dan Cuci Gudang. Untuk kembali ke depan/post kami yang terakhir, silahkan click Programmer Software Akuntansi.
Pengalaman ini membuat saya berpikir tentang manfaat Software Akuntansi. Sebagai Programmer Sistem Informasi Akuntansi yang baik, kami berusaha meyakinkan bahwa Software Akuntansi yang kami bangun benar-benar mampu memberi manfaat sepenuhnya kepada klien kami. Sama seperti masalah saya dengan memory card tadi, seringkali masalah yang muncul di perusahaan klien kami adalah hal yang sebenarnya sangat gampang diperbaiki, tetapi sering sekali tidak bisa ketahuan dengan mudah, padahal bisa mengakibatkan kerugian yang besar. Seperti yang saya tulis di post Sistem Informasi Manajemen dan Kepuasan Pembuatnya, dengan adanya Software Sistem Informasi Manajemen ataupun Software Sistem Informasi Akuntansi, ketika masalah muncul, bisa dideteksi dengan cepat, karena data-datanya bisa dianalisa dengan cepat pula melalui software tersebut. Sehingga masalah tersebut bisa diselesaikan dengan cepat pula sebelum mengakibatkan kerugian yang signifikan.
Apakah anda mengalami kesulitan untuk mengetahui dengan cepat penyebab masalah yang muncul di perusahaan anda? Mungkin sudah saatnya anda membuat Software Akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan anda, dan anda bisa mempelajari kami lebih baik di post: Software Akuntansi. Untuk membaca kelanjutan post ini, silahkan baca post: Software Akuntansi dan Cuci Gudang. Untuk kembali ke depan/post kami yang terakhir, silahkan click Programmer Software Akuntansi.
Langganan:
Postingan (Atom)